ILUSTRASITHE NEW SOUL
Sang Pemuda
Jiwa dari dunia modern · penghuni baru tubuh seorang villain
NEXT LEGEND · NOVEL 02
Kesempatan kedua untuk memilih: tetap menjadi villain, atau menemukan diri yang sebenarnya?
↓01 — DUNIA DAN TEMA
SEBUAH KISAH TENTANG MEMILIH DIRI SENDIRI
Di balik istana yang berkilau, satu jiwa baru harus menghadapi nama lama—dan mencari tahu siapa dirinya di antara keduanya.
Perjalanan ini memadukan kehidupan kerajaan, misteri ingatan, hubungan yang tumbuh perlahan, serta ketenangan kecil yang ia temukan di tengah perubahan besar.
02 — WAJAH DI BALIK CERITA
Slot gambar ini bisa diisi dengan ilustrasi karakter dan dunia novelmu kapan saja.
Jiwa dari dunia modern · penghuni baru tubuh seorang villain
Perempuan yang mempertanyakan perubahan dan menuntut kejujuran

Nama dan kenangan lama yang belum sepenuhnya terungkap
Simpan gambar karakter di folder images/. Nama slot yang tersedia dijelaskan di README folder ini.
03 — SINOPSIS
KEMATIAN · IDENTITAS · KESEMPATAN KEDUA
Ia pernah mengenal akhir hidup sang villain. Kini, ia harus menentukan sendiri seperti apa awal yang baru.
Kematian seharusnya menjadi akhir dari segalanya. Namun, bagi seorang pemuda dari dunia modern, kematian justru menjadi awal dari kehidupan yang tidak pernah ia bayangkan.
Ia terbangun dalam tubuh seorang bangsawan muda di sebuah kerajaan fantasi—seorang villain yang namanya dikenal karena kesombongan, kekejaman, dan perilaku buruknya terhadap orang-orang di sekitarnya. Dalam kisah yang pernah dibacanya, nasib bangsawan itu telah ditentukan: kehilangan kedudukan, ditinggalkan oleh orang-orang yang dahulu mengelilinginya, dan berakhir dalam kehancuran.
Tidak ingin mengalami nasib yang sama, ia memutuskan mengubah jalan hidupnya. Ia berhenti mempermalukan orang lain, menghindari konflik yang tidak perlu, dan mencoba menjalani kehidupan sebagai bangsawan yang lebih baik. Sayangnya, memperbaiki reputasi ternyata jauh lebih sulit daripada yang ia bayangkan. Setiap kebaikan dicurigai sebagai tipu muslihat, setiap perubahan dianggap sebagai rencana tersembunyi, dan orang-orang yang pernah disakiti oleh pemilik tubuh itu tidak memiliki alasan untuk mempercayainya.
Meski begitu, ia perlahan menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Ia mulai menikmati percakapan ringan, berjalan-jalan di kota kerajaan, membaca buku di perpustakaan, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang sebelumnya tidak pernah ia perhatikan.
Hingga suatu hari, ingatan yang bukan miliknya mulai muncul.
Sebuah wajah yang tidak dikenalnya. Suara seseorang yang memanggil namanya dengan penuh kebencian. Potongan kejadian yang tidak pernah ia alami, tetapi terasa begitu nyata. Semakin ia mencoba memahami ingatan tersebut, semakin ia menyadari bahwa kehidupan pemilik tubuh aslinya mungkin jauh lebih rumit daripada yang digambarkan dalam cerita yang ia kenal.
Di tengah kebingungan itu, ia bertemu seorang perempuan yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan sikapnya. Perempuan itu tidak memujinya karena menjadi lebih baik, juga tidak langsung memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan oleh tubuh yang kini ditempatinya. Sebaliknya, ia berani mempertanyakan setiap keputusan dan menantangnya untuk menghadapi konsekuensi dari masa lalu.
Hubungan mereka bermula dari kecurigaan, berkembang menjadi pertemanan yang penuh percakapan sederhana dan pertengkaran kecil, lalu perlahan berubah menjadi perasaan yang tidak pernah direncanakan.
Namun, semakin dekat mereka, semakin sulit bagi sang pemuda untuk menyembunyikan kenyataan bahwa dirinya bukanlah orang yang selama ini dikenal semua orang.
Ketika rahasia masa lalu mulai terungkap, ia dihadapkan pada pertanyaan yang jauh lebih menakutkan daripada kematian yang berusaha dihindarinya.
Jika tubuh yang ia tempati memiliki masa lalu, nama, dan dosa yang bukan miliknya, lalu siapakah dirinya sebenarnya?
Apakah ia hanya seseorang yang mencuri kehidupan orang lain? Apakah ia harus terus hidup sebagai pribadi yang diharapkan dunia darinya? Ataukah ia berhak membangun identitas baru, meskipun itu berarti menghadapi kebenaran yang mungkin akan mengubah seluruh kehidupannya?
Di antara rahasia kerajaan, hubungan yang perlahan tumbuh, dan ingatan yang terus menghantuinya, ia harus menemukan jawabannya sendiri.
Sebab, kesempatan kedua bukan hanya tentang menghindari akhir yang buruk.
Terkadang, kesempatan kedua adalah keberanian untuk berhenti hidup demi memenuhi harapan orang lain dan mulai menentukan siapa diri kita sebenarnya.
Dan untuk pertama kalinya, ia ingin menjalani kehidupan ini bukan karena takut mati, melainkan karena akhirnya memiliki sesuatu yang ingin ia perjuangkan.